Blog •  19/05/2021

Begini cara meremajakan tanaman cabai agar kembali produktif

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tanaman cabai mulai menua? Anda jangan langsung membuangnya, ini cara meremajakan tanaman cabai agar kembali produktif.  

Saat usia tanaman cabai yang Anda miliki sudah mulai menua, hal itu biasanya membuat pertumbuhannya melambat, yang mengakibatkan produktivitas buah cabai menurun atau tidak berproduksi maksimal. 

Saat tanaman cabai masuki usia tua, salah satu cara agar tanaman bisa kembali produktif dan berbuah banyak adalah dengan melakukan peremajaan. 

Peremajaan tanaman cabai adalah sebuah cara yang dilakukan agar tanaman cabai yang sudah tua bisa tumbuh dan berbuah kembali tanpa harus mengolah media tanamnya dari awal yang memakan waktu. 

Mengutip dari kanal Youtube Rumah Petani TV, Senin (29/3/2021), terdapat sebuah cara untuk peremajaan tanaman cabai agar tumbuh subur kembali. 

Kondisi tanaman cabai yang sudah tua dan berkali-kali panen biasanya sudah gersang atau pertumbuhannya tidak maksimal seperti awal penanaman. 

Disebutkan bahwa fungsi peremajaan pada tanaman cabai antara lain untuk merangsang pertumbuhan tunas-tunas baru yang nantinya akan berbunga kembali. 

Untuk peremajaan tanaman cabai, Anda bisa menggunakan pupuk urea, yang fungsinya untuk merangsang pertumbuhan agar daun tanaman cabai kembali hijau serta memunculkan tunas-tunas baru. 

Pupuk urea ini hanya perlu kamu larutkan dengan air, selanjutnya tinggal kamu siramkan ke media tanam tanaman cabai. 

Cara pembuatan larutan pupuk urea untuk peremajaan tanaman cabai 

1. Untuk membuat larutan pupuk urea, di sini kamu hanya perlu menggunakan dosis yang rendah, yakni cukup 1,5 sendok makan pupuk urea yang dicampurkan ke dalam air sebanyak 8 liter. 

Aduk air yang telah diberi pupuk urea sampai larut merata dan tidak menghasilkan sisa-sisa pupuk urea. 

2. Setelah selesai, kamu bisa langsung menyiramkan air larutan pupuk urea ke tanaman cabainya. Siramkan ke media tanam tanamn cabai.   

3. Untuk satu tanaman cabai di polybag, kamu bisa siram air larutan pupuk urea sebanyak 150 ml. 

4. Waktu penyiraman larutan pupuk urea ini bisa kamu lakukan di sore hari, agar sekalian untuk penyiraman dan pemupukan. 

5. Lakukan penyiraman larutan pupuk urea cukup 3 kali saja dalam kurun waktu 2 minggu. 

Saat menyiram air larutan pupuk urea, kamu tidak perlu takut untuk kelebihan memberikannya, karena dosis yang Anda berikan ini cukup rendah. 

Air larutan pupuk urea ini juga bisa kamu berikan untuk peremajaan tanaman cabai rawit.

Sumber: KONTAN