Blog •  01/11/2021

Danpok 4 dan Poktanmas Kompak Buat Lubang Tanam Jagung

MAMUGO -- Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan dimasa pandemi serta guna mendukung program swasembada pangan, jajaran Koramil 02/TP Kodim 0321/Rohil kembali mengoptimalkan pengolahan Lahan Ketahanan Pangan (Hanpangan). 

Kali ini Kelompok 4 Koramil 02/TP bersama dengan Kelompok Tani Masyarakat (Poktanmas) mulai melakukan pembuatan lubang tanaman jagung serta penaburan pupuk dolomite diatas Hanpangan yang terletak di kepenghuluan Mamugo kecamatan Tanah Putih,  Sabtu (30/10).

Saat proses penanaman bibit jagung di lahan seluas 5 hektare, personil Koramil 02/TP terlebih dulu memberikan bimbingan tentang pentingnya penerapan disiplin Protokol Kesehatan kepada petani. Kemudian dilanjutkan proses penanaman jagung.

Dandim 0321/Rohil, Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi SIP MI Pol yang dikonfirmasikan melalui Danramil 02/TP, Kapten Arh Jemirianto mengungkapkan, sesuai dengan anjuran pemerintah dimasa pandemi Covid-19 ini, para petani diharapkan untuk tetap menjaga produksi pertanian demi memperkuat ketahanan pangan.

“Maka dari itu, kami sebagai aparat teritorial di wilayah menindak lanjutinya dengan memberikan dorongan motivasi kepada petani dan memberikan pendampingan, agar petani tetap produktif untuk bercocok tanam sehingga produksi pertanian tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Danramil juga pendampingan Babinsa kepada petani dan kelompok tani sudah menjadi tugas TNI dalam mensukseskan program swasembada pangan dalam meningkatkan hasil produksi pertanian, baik itu padi, jagung maupun kedelai (Pajale).

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini sudah dimulai sejak pemilihan benih atau varietas yang cocok dengan kondisi geografi, penyiapan dan pengolahan lahan, masa penanaman, perawatan, pemupukan, hingga saat panen nantinya akan tetap didampingi oleh babinsa.

“Tentunya kita semua berharap kehadiran Babinsa dalam memberikan pendampingan ini, dapat memotivasi semangat para petani agar mengolah lahan dengan baik, tepat dan benar dalam pemeliharaan tanamannya, sehingga produksi pertanian dapat meningkat dan dengan sendirinya pendapatan petani akan bertambah,” ungkapnya Kapten Arh Jemirianto.

Sumber: Momenriau