Blog •  18/08/2021

Dorong Desa Miliki Kebun Sawit

BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah mengatakan, pengembangan kelapa sawit memiliki potensi jika dikembangkan masyarakat.

Bahkan, dia mendorong setiap desa memiliki sumber penghasilan, salah satunya melalui BUMDes yang bergerak di bidang perkebunan. Dia melihat ini sebuah peluang untuk pengembangan usaha di sektor perkebunan.

"Ini sebenarnya peluang bagi desa-desa untuk punya kebun milik desa. Dan nanti hasilnya jadi pemasukan bagi pendapatan asli desa,” kata Juliansyah, Selasa, 17 Agustus 2021.

Juliansyah, mengakui kelapa sawit merupakan salah satu anak usaha yang kini memiliki proyeksi ekonomi yang bagus ke depannya. 

"Jangan sampai justru banyak lahan-lahan terbengkalai itu milik desa dan tidak dimanfaatkan dengan baik," kata dia.

Juliansyah menyebutkan modal untuk pengembangan kelapa sawit mandiri sebenarnya bisa dibiayai dengan anggaran desa. 

"Memang waktunya minimal 4 tahun baru bisa menghasilkan. Ketika desa-desa didorong punya kebun, maka di situ pemerintah daerah bisa membangun BUMD yang bergerak di bidang kelapa sawit tadi. Sehingga nantinya desa dapat tambahan pendapatan dan pemerintah daerah juga dapat tambahan untuk PAD," tandasnya.

Ia berharap ini bisa direalisasikan pemerintahan. Mengingat, selama ini PAD Kotim masih mengandalkan dari sektor usaha retribusi dan pajak saja.

Sumber: BORNEONEWS