Blog •  30/08/2021

Hasil Pertanian Jadi Andalan

METROPOLITAN – Dengan luas 524 hektare, wilayah Desa Sukaraksa di Kecamatan Cigudeg kaya akan Sumber Daya Alam (SDA)-nya. Ya­kni ladang pertanian yang masih asri dan dipertahankan warga hingga kini.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sukaraksa Dayat mengatakan, pertanian men­jadi ikon desa sejak puluhan tahun silam. Menurutnya, agraria menjadi penting, terlebih warga bisa merasa­kan manfaat dari hasil panen yang dikelolanya.

”Saat ini kebanyakan warga petani mengelola palawija, seperti kangkung, bayam dan umbi-umbian,” tuturnya kepada Metropolitan, kemarin.

Harganya, jelas Dayat, relatif murah dan bersahabat. Yakni Rp500 hingga Rp600 per ikatnya. Sedangkan umbi-umbian dijual per kilogram. Penjua­lannya ke pasar tradisional. Bahkan sudah terdistribusikan ke Jabodetabek.

”Tentu hal ini berkat kualitas tana­man yang diolah petani Sukaraksa, sehingga bisa menembus pasar yang luas,” ujarnya.

Luas ladang tersebut saat ini men­capai 60 hektare. ”Kami berharap lahan basah tetap bertahan. Karena banyak putra daerah asal Sukaraksa yang berhasil dari hasil panen ini,” tandasnya.

Sumber: METROPOLITAN