Blog •  31/08/2021

Kecamatan Paku Kembangkan Jagung Hibrida 168 Hektare

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur, Asbel Serep mengungkapkan, luas tanam jagung hibrida di wilayah kerja BPP pada musim tanam April-September atau Asep tahun ini mencapai 168 hektare.

"Pengembangan luas tanam jagung tersebut untuk mendukung program ekonomi kerakyatan Pemkab Barito Timur sekaligus merespon permintaan pasar yang cukup tinggi bahan baku pengolahan pakan ternak," ujar Asbel di Desa Tampa, Senin, 30 Agustus 2021.

Dia menjelaskan, desa yang menjadi sentra pengembangan jagung di Kecamatan Paku yakni Desa Kalamus, Tampa, Simpang Bingkuang, Bantai Napu, Pangkan, Kupang Baru dan Desa Runggu Raya.

"Harga jagung sekarang lumayan bagus dan petani tidak perlu khawatir pemasarannya, tempat menjual sudah ada di Barito Timur maupun di luar daerah banyak permintaan," terang Asbel.

Menurutnya, harga jagung kering pipil di Kecamatan Paku mencapai Rp 4.300 hingga Rp 4.500 per kilogram. Sedangkan hasil panen jagung bisa mencapai 7,5 ton per hektare.

"Peluang yang bagus ini bisa digarap oleh petani dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur, mudah-mudahan hasil panen pada musim tanam ini hasilnya maksimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani meski kita masih dalam kondisi pandemi covid-19," kata Asbel.

Dia berharap penyuluh pertanian di BPP Paku juga secara intensif mendampingi petani atau kelompok tani sehingga dapat mengetahui kendala-kendala budidaya yang dihadapi petani agar segera mencarikan solusi untuk meminimalisasi gagal panen.

Sumber: BORNEONEWS