Blog •  14/06/2021

Manfaatkan Lahan Tidur, Desa Mambang Ajak Masyarakat Tanam Jagung

TABANAN, NusaBali Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, manfaatkan lahan tidur jadi lahan produktif. Lahan seluas 2,20 hektare ditanami jagung melibatkan warga kurang mampu dan warga yang di-PHK karena dampak Covid-19.

Perbekel Mambang I Made Astra Adnyana menjelaskan penanaman jagung kali ini melibatkan 15 orang warga setempat, dibantu oleh jajaran Polwan Polres Tabanan sehubungan hari jadi Polwan ke-73.

Penanaman benih jagung ini juga merupakan anjuran pemerintah untuk  mendukung program ketahanan pangan. Termasuk juga merupakan salah satu program padat karya tunai desa dalam memperdayakan masyarakat kurang mampu atau pengangguran untuk bekerja dalam mengentaskan kemiskinan, dan usaha mencapai kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang ada sehingga pendapatan masyarakat jadi lebih meningkat.

“Lahan kosong dan terbengkalai di wilayah desa akan terus kita sulap jadi lebih produktif,” kata Astra Adnyana, Jumat (11/6).

Bahkan, kata Astra Adnyana, bersama warga setempat rencananya ada lahan lagi sekitar 20 are milik desa yang akan dikembangkan untuk menanam komoditas jahe merah, termasuk juga akan membuat kolam ikan lele.

Disebutkan, upaya menjaga ketahanan pangan ini juga mendapat dukungan penuh jajaran Muspika Kecamatan Selemadeg Timur. Bahkan untuk pemasaran hasil panen nantinya, akan disalurkan ke BUMDes.

“Hasil panen akan dibawa ke BUMDes dan kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait, apakah nanti akan disalurkan ke Perusda atau ke mana. Pastinya akan kami dukung terus untuk menjaga geliat ekonomi masyarakat yang sebagian besar memang bergerak di sektor pertanian,” papar Astra Adnyana.

Astra Adnyana menjelaskan, jagung dipilih karena sektor pertanian di Desa Mambang sifatnya sawah tadah hujan. Dengan waktu yang cukup singkat atau hanya sekitar 3 bulan, masyarakat tentu sudah bisa menikmati hasil panen. “Sebagian besar sawah tadah hujan, karena jagung memang sangat cocok, kita kelola jagung,” tegasnya.

Sementara itu Kapolsek Selemadeg AKP Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, keikutsertaan jajaran Polwan Polres Tabanan dalam kegiatan penanaman benih jagung ini serangkaian hari jadi Polwan ke-73. Termasuk ikut serta jajaran Koramil Selemadeg Timur.

Menurutnya upaya ini sebagai salah satu strategi Polri dan TNI dalam menggandeng warga terus berinovasi di masa pandemi khususnya menjaga ketahanan pangan. “Kami berharap hasil panen jagung dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar secara berkelanjutan,” tandas AKP Sri Subakti.

Sumber: NusaBali