Blog •  21/07/2020

Olly Bersama Istri Panen Bawang Merah dan Jagung di Kotamobagu

Kotamobagu, Sulutreview.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey yang didampingi istri yang juga Ketua TP PKK Sulut Ny Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, melakukan panen bawang merah dan jagung di Kotamobagu, Senin (20/07/2020).

Kendati di tengah terik matahari yang menyengat, Gubernur Olly dan istri Rita Dondokambey tampak enjoy melakukan panen bawang merah dengan menggunakan protokol Covid-19.

Usai melakukan panen, Gubernur Olly melakukan dialog singkat juga dengan memakai protokol Covid-19 bersama para petani bawang merah di sekitar lokasi pencanangan program ‘Marijo Ba Kobong.’

Kegiatan pencanangan ‘Marijo Ba Kobong’ dilanjutkan dengan panen jagung di Kelurahan Kobo Kecamatan Kotamobagu Timur oleh Gubernur Olly serta Ny Rita bersama rombongan lainnya.

Pada kesempatan ini juga digelar dialog singkat Gubernur Olly dengan petani Jagung yang ada di Kotamobagu.

Gubernur Olly mengatakan pemanfataan lahan atau kebun sangat bermanfaat di tengah Pandemi Covid.

“Warga harus memanfaatkan lahan atau kebun untuk menanam tanaman yang bermanfaat. Dan ini akan sangat bermanfaat untuk ketahanan pangan maupun perekonomian di masa Pandemi Covid 19 saat ini,” ungkap Gubernur Olly.

Dikatakan Gubernur Olly disadari saat ini Pemerintah tetap berupaya menangani wabah Covid-19.

“Langkah-langkah penanganan Covid tetap dilakukan pemerintah, namun begitu upaya-upaya penguatan ekonomi kerakyatan juga harus berlangsung sebagai mana amanat pak Presiden Joko Widodo dalam era new normal,” jelasnya.

Namun begitu figur familiar ini tetap mewanti-wanti dan terus mengingatkan agar para petani bawang maupun jagung serta pada umumnya warga Sulut.

“Harus sesuai ketentuan ‘new normal’ yaitu diantaranya dalam melakukan aktivitas harus jaga, jarak, pakai masker, selalu cuci tangan dan membawa hand sanitizer,” pesan Gubernur Olly.

Adapun ‘Marijo Ka Kobong’ adalah program Gubernur Olly dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (OD-SK) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah (Distanakda) Sulut.

“Untuk panen bawang merah di Kotamobagu, di lahan 1 hektare dengan total produksi 6 ton, sedangkan jagung 40 ton di lahan 5 hektare,” aku Kepala Distanakda Sulut Ir Novie Wowiling.

Lebih jauh dikatakan Kadis Wowiling, untuk program ‘Marijo Ba Kobong’ ini akan dilakukan di sejumlah kabupaten kota yang ada di Sulut.

“Akan dilakukan secara bertahap, dan rencananya akan dihadiri pak gubernur ataupun pak wakil gubernur,” pungkas Kadis Wowiling.

Gubernur Olly melakukan pencanangan dengan memanen bawang merah di lokasi perkebunan bawang merah di Kelurahan Kotobangon Kecamatan Kotamobagu Timur.

Diketahui, penguatan pangan adalah satu kunci penting bagi masyarakat dalam  menghadapi pandemi Covid-19 saat ini.

Pada kegiatan dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen SE MSi bersama Walikota KK Ir Tatong Bara serta sesuai protokol Covid-19 serta sejumlah personil Forkopimda Sulut, jajaran kepala SKPD Pemprov dan rombongan lainnya.

Sumber: Sulutreview