Blog •  01/12/2020

Panen Padi Berlimpah, Warga Sidowayah Klaten Uri-Uri Tradisi Wiwitan

Solopos.com, KLATEN — Warga sekaligus petani di Dukuh Kayuhan, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menggelar tradisi wiwitan di daerah setempat, Sabtu (28/11/2020) sore.

Selain itu, warga juga menggelar doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen tanaman padi yang berlimpah di musim panen kali ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, sejumlah warga menggelar acara kirab terlebih dahulu sebelum berdoa bersama. Warga membawa 10 nasi tumpeng untuk dibawa di pinggir areal persawahan di Dukuh Kayuhan.

Tiba di areal persawahan yang sudah diberi panggung terbuat dari bambu, warga menaruh beberapa nasi wiwit. Di lokasi tersebut, warga di Kayuhan yang sebagian besar bekerja sebagai petani berdoa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Guna memeriahkan rangkaian tradisi wiwitan, sejumlah bocah di salah satu dukuh di Klaten itu juga menyuguhkan tarian kreasi dan hiburan musik tradisional, yakni dari kentongan dan drum buatan dari ember bekas.

"Setelah berdoa bersama, nasi wiwit dan ingkung ayam panggang dibagi-bagikan ke seluruh warga yang hadir. Acara ini memang dipusatkan di areal pertanian di Kayuhan seluas dua hektare. Selama ini, lahan pertanian seluas dua hektare di sini selalu menghasilkan panenan secara maksimal. Ini sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di areal sawah ini jarang ada hama tikus, hama wereng, dan hama lainnya," kata Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Wawan Rohmad Widodo, kepada Solopos.com, Sabtu (28/11/2020).

Nikmati Panen Sebelum Tanam Lagi

Wawan Rohmad Widodo mengatakan para petani yang memiliki lahan pertanian di Kayuhan sedang menikmati masa panen dalam beberapa waktu terakhir.

Setelah itu, para petani akan bersiap menyambut musim tanam padi. Sesuai rencana, penanaman tanaman padi dimulai paling cepat pertengahan Desember mendatang.

"Hasil tanaman padi para petani yang lahannya berada di Kayuhan] rata-rata mencapai tujuh kuintal dengan luasan 3.000 meter persegi," katanya.

Hal senada dijelaskan Kepala Desa (Kades) Sidowayah, Mujahid Jaryanto. Pemdes Sidowayah, Polanharjo, Klaten mendukung dan mengapresiasi upaya warga Kayuhan yang mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa saat memasuki masa panen padi dengan tradisi wiwitan.

"Saya sendiri juga mengikuti rangkaian kegiatan ini. Harapannya, hasil tanaman padi di Sidowayah dapat selalu optimal," katanya.

Sumber: Solopos