Blog •  07/09/2020

Panen di Indramayu, Mentan Pastikan Stok Beras Melimpah

© Foto: Kementan
© Foto: Kementan

Indramayu: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memimpin pelaksanaan panen padi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Ia memastikan bahwa ketersediaan beras terpenuhi untuk periode 2020.

"Indramayu adalah pertanian percontohan yang ada dan terbaik di seluruh Indonesia. Kehadiran saya ini sesuai dengan perintah Bapak Presiden Jokowi, agar selalu turun ke petani dan menyelesaikan cepat masalah," kata Syahrul melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 6 September 2020.

Mentan menyebutkan bahwa pihaknya menjamin ketersediaan pupuk untuk petani. Bantuan sektor pertanian untuk Kabupaten Indramayu pun diberikan senilai Rp19,2 miliar agar produksi pangan tetap terjaga.

"Produksi pangan harus tetap terjaga walau dihadapkan pada tantangan apapun," ucapnya.

Sektor pertanian menjadi penopang perekonomian Indonesia di masa penanganan pandemi covid-19. Permintaan pangan baik domestik maupun ekspor cukup meningkat.

"Besok perdagangan yang terbuka adalah pertanian artinya sektor pertanian juga membuka lapangan kerja sehingga siapa saja yang mau berkeringat, siapa saja yang mau dapat uang maka turun ke lapangan, erja di pertanian sangat terbuka," ungkapnya.

Syahrul mengharapkan para petani bisa membentuk badan usaha korporasi yang diawali dengan pemanfaatan kredit usaha rakyat (KUR). Ia pun meminta lahan pertanian produktif di Indramayu bisa dipertahankan secara berkelanjutan untuk menjaga stok nasional.

"Jaga yang ada di sini, menghadapi situasi ekonomi dunia yang melemah mudah-mudahan Indonesia tetap bangkit makin membaik karena ada pertanian yang menopangnya dan Indramayu termasuk yang cukup bagus ini," ucapnya.

Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengatakan bahwa beberapa lahan di wilayahnya sudah memasuki musim tanam kedua. Kebutuhan pupuk sampai saat ini bisa terpenuhi untuk tetap konsisten menjaga produktifitas.

Taufik menyebutkan lahan sawah di Indramayu uanb seluas 117.686 hektare merupakan komoditi unggulan nasional. Tingkat produksi padi rata-rata dalam lima tahun terakhir yaitu 1,5 juta ton gabah kering.

"Alhamdulillah Kabupaten Indramayu mendapat peringkat pertama nasional sebagai produsen beras 2019. Ini berkat dukungan dari Kementerian Pertanian yang selalu bantu petani," ucapnya.

Sumber: Medcom