Blog •  23/12/2020

Penyakit pada Bawang Merah

Wilayah di Kabupaten Kediri yang membudidayakan bawang merah ada di Kecamatan Badas. Bisa dijumpai hamparan lahan yang luas yang semuanya ditanami bawang merah.

Namun, tentu saja sesuai musim tanam yang dianjurkan. Ketika sudah memutuskan untuk membudidayakan bawang merah, petani juga harus siap untuk menghadapi beberapa macam penyakit yang akan menyerang tanaman.

Berikut beberapa macam penyakit yang menyerang tanaman bawang serta pengendaliannya yaitu apabila ditemukan bercak ungu maka pengendaliannya adalah dilakukan penyiraman. Tujuannya untuk mencuci sisa air hujan dan percikan tanah yang menempel di daun. Sisa air hujan merupakan media yang sangat baik untuk tumbuhnya spora cendawan. Sedangkan percikan tanah yang mengering akan menimbulkan luka pada tanaman yang dapat memudahkan spora masuk ke dalam jaringan tanaman.

Jika tingkat kerusakan sudah parah maka bisa dilakukan pengendalian dengan fungisida dengan bahan aktif difenokanozo, klorotalonil, atau mankozeb. Tanaman yang terserang penyakit layu fusarium harus segera dicabut dan dimusnahkan. Tujuannya adalah untuk mencagah jamur agar tidak menyerang ke tanaman lainnya.Jika ditemukan gejala serangan penyakit antraknose atau otomatis, maka tindakan pengendalian yang dilakukan adalah sebagai berikut untuk mengurangi sumber infeksi agar serangan tidak meluas, tanaman yang terserang dicabut dan dimusnahkan.Jika kerusakan tanaman telah mencapai AP, dilakukan penyemprotan fungisida yang dianjurkan.

Sumber: Radar Kediri