Corteva, Sulawesi Selatan, – Mengendalikan gulma membandel selama ini menjadi tantangan besar bagi petani di Bulukumba. Gulma yang sulit dikendalikan sering memaksa petani melakukan penyemprotan berulang, bahkan harus mencampur dua produk berbeda. Akibatnya, biaya perawatan lahan dan tenaga kerja pun menjadi lebih besar.
Melihat kondisi tersebut, pada 27 Januari 2026 Corteva Agriscience menggelar Corteva Exhibition sebagai upaya menghadirkan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi petani. Melalui kegiatan ini, petani diperkenalkan pada Novlect 100/20 EC, herbisida yang kini banyak diminati karena kemudahan dan hasil kerjanya di lapangan.
Berbeda dengan produk yang biasa digunakan, Novlect 100/20 EC dapat diaplikasikan tanpa perlu dicampur dengan herbisida lain dan cukup satu kali semprot. Hasilnya, gulma di lahan dapat dikendalikan dengan cepat dan tuntas.
Dengan kondisi Bulukumba yang didominasi gulma jenis rerumputan, Novlect 100/20 EC dinilai sangat sesuai untuk kebutuhan petani setempat. Selain efektif mengendalikan gulma, penggunaan Novlect juga membantu petani menghemat biaya perawatan lahan karena mengurangi frekuensi semprot dan kebutuhan tenaga kerja.
Melalui inovasi ini, Corteva berharap petani dapat bekerja lebih efisien, biaya lebih ringan, dan hasil usaha tani menjadi lebih optimal.