Blog •  06/01/2022

Polres Badung Panen Jagung di Subak Citra

ABIANSEMAL, balipuspanews.com – Polres Badung dengan aktif menumbuh kembangkan ketahanan pangan dalam program ‘Polisi Berkebun’ yang akan diwarisi oleh generasi berikutnya. Dimana dari ketahanan pangan itu sukses memanen jagung di Subak Citra Desa Bungkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Kamis (30/12/2021).

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH yang hadir di lokasi panen jagung mengungkapkan rasa bahagianya, ketika berbaur dengan masyarakat layaknya masyarakat yang tiada sekat.

“Saya sangat bahagia sekali hari ini, karena apa yang kita lakukan selama ini hasilnya berbuah manis dan langsung bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya saat memberikan sambutan sebelum memulai memanen jagung.

“Kita hanya menaruh bibit, hanya menaruh. Alam dan Tuhanlah yg memberikan kehidupan dan pertumbuhan. Coba direnungkan apa yang harus dilakukan sebagai tanggung jawab kita yang dapat diberikan kepada masyarakat,” sambungnya.

Seperti ungkapan orang bijak sambung Kapolres Dedy, “Jalankan hidup ini dengan apa yang kita terima ciptakan hidup ini dengan apa yang kita berikan”.

“Sesungguhnya kita sendirilah yang menciptakan hidup ini bukan orang lain. Jika dikehidupan lampau kita suka berbuat kebajikan dipastikan dimudahkan dikehidupan ini, begitupula sebaliknya, jika kita bermalas-malasan, banyak kesulitan yang harus kita jalani,” ujarnya.

Kegiatan yang sangat menyentuh hati masyarakat ini, yaitu memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan subur, tentu diharapkan oleh semua mahkluk. Mulai dari kehidupan hewan, dikehidupan masyarakat, bahkan Tuhan akan senang dan penyayang atas kehidupan kita.

“Kembangkan terus benih-benih kebajikan seperti ini, melalui Polmas proaktif yang dapat memberikan konstribusi bermanfaat untuk rakyat dan jangan lakukan pencitraan, tetapi berbuatlah nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” beber perwira melati dua dipundak itu.

Ia mencontohkan ada salah satu warga masyarakat yang kehilangan sapi, setelah dilakukan pencarian, sapi pun ditemukan, namun talinya sudah dilepas. Hal ini salah satu contoh pencegahan Polmas proaktif.

“Motif-motif pencurian sangat banyak ada yang langsung di potong ditempat, dilepas kemudian dibawa, karena adanya polisi berkebun yang sehari-hari ada di sawah (dimasyarakat) niat jahatnya bisa di cegah,” pungkasnya.

Sumber: balipuspanews