Blog •  18/01/2021

Rumah Warga dan Lahan Jagung di Mahe Kelan dan Wairbleler Terendam Banjir

© Foto: Mario WP Sina
© Foto: Mario WP Sina

MAUMERE - Hujan lebat yang mengguyur hampir semua wilayah Kabupaten Sikka pada Minggu (17/1/2021) siang, mengakibatkan rumah warga, lahan pertanian maupun badan jalan terendam banjir.  

Seperti yang disaksikan media ini di Kampung Nangahaledoi, Desa Wairbleler, luapan air dari Kali Wairkoro merendam badan jalan Trans Flores dan 1 rumah warga yang berada di tepi Kali Wairkoro.  

Akibatnya, arus lalu lintas kurang lebih sejam lamanya di dekat Deker Wairkoro mengalami kemacetan. Pengendaran kendaraan yang lewat perlu ekstra hati-hati karena luapan air memenuhi badan jalan sepanjang kurang lebih 300 meter.  

Warga RT 002-RW.001 yang rumahnya terendam banjir, Marsel mengungkapkan, semua bagian rumahnya baik di dalam maupun di luar rumah terendam banjir luapan air Kali Wairkoro yang berada di bagian belakang rumahnya.  

Selain merendam rumah tinggalnya, banjir yang berlangsung cepat itu turut menghanyutkan peralatan bengkel motor yang berada di halaman rumahnya. 

© Foto: istimewa
© Foto: istimewa

"Peralatan bengkel terbawa banjir. Kami terlambat pindahkan tadi. Waktu hujan lebat, saya masih di kebun, istri lupa pindahkan sehingga terbawa banjir," ungkap Marsel.  

Pantauan media ini, tampak petugas dari BPBD Kabupaten Sikka memantau langsung kondisi rumah Marsel dan kondisi luapan air di lahan jagung maupun di rumah warga lainnya yang berada di tepi Kali Wairkoro.  

Kondisi serupa juga terjadi di Kampung Mageramut, Desa Persiapan Mahe Kelan. Menurut Anggota BPD Desa Persiapan Mahe Kelan, Stanis, sebanyak 9 rumah warga dan lahan jagung kurang lebih 1 hektar terendam banjir, usai hujan deras yang terjadi sekitar 3 jam lamanya.  

© Foto: istimewa
© Foto: istimewa

"Kami di Mageramut ada 9 rumah yang terendam luapan air. Tanaman jagung warga di lahan seluas kurang lebih 1 hektar juga terkena banjir. Selain itu, gardu listrik yang berada dekat turap jalan hampir tumbang, kalau hujan besar terjadi lagi," ungkap Stanis.  

Terkait dampak banjir yang merendam rumah warga dan tanaman jagung, pihaknya akan melaporkan kepada pemerintah desa persiapan Mahe Kelan agar bisa diambil langkah penanganan.  

Dirinya juga berharap ada bantuan dari BPBD Kabupaten Sikka bagi warga yang terdampak banjir ini.

Sumber: Kumparan