Blog •  14/07/2021

Wakapolres Kapuas Hadiri Panen Raya Padi di Desa Lupak Timur

Kapuas, Borneo24.com – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan, TNI – Polri dan Pemkab Kapuas melaksanakan panen raya padi di Desa Lupak Timur Kecamatan Kapuas Kuala Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (13/7/2021) pukul 08.00 WIB.

Dalam panen raya ini, hadir Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, M.M., M.T., Anggota Komisi III DPR RI, Wakapolres Kapuas, Dandim 1011/KLK, Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas, Kapolsek Kapuas Kuala beserta anggota, Danramil 1011-01/Kapuas Kuala Kapten, Camat Kapuas Kuala, Kepala Desa Lupak Timur, Kepala Desa Se-Kecamatan Kapuas Kuala, Kepala SOPD Kab.Kapuas beserta staf, Para Tokoh Agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Lupak Timur, Ketua Kelompok Tani “Karya Baru A” Lupak Timur, beserta anggota kelompok tani dan Karyawan Food Estate.

Kegiatan kali ini dalam rangka percepatan ekonomi nasional dan pertahanan pangan dalam menghadapi pandemi Covid-19 diwilayah Kab. Kapuas.

Kontribusi para petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kapuas layak mendapat apresiasi dari segenap elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti yang diwakili Wakapolres Kapuas Kompol Iqbal Sengaji pada saat menghadiri panen raya.

“Kami sangat mengapresiasi para petani Desa Lupak Timur yang bisa mencukupi kebutuhan pangan utamanya sektor padi secara mandiri. Dan ini membuktikan bahwa, Desa Lupak Timur mampu menjaga ketahanan pangan dengan baik,” ungkap Wakapolres Kapuas.

Menurut Kompol Iqbal, para petani ini mempunyai jasa besar dalam swasembada pangan. Bahkan jauh dimasa perang kemerdekaan, petani memiliki andil besar yang bertugas menyuplai makanan kepada para pejuang.

“Petani merupakan salah satu profesi mulia dan harus terus diberikan dukungan agar Indonesia menjadi negara swasembada pangan. Untuk itu, kami dari Kepolisian bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah akan selalu bersinergi memberikan dukungan penuh kepada para petani,” tuturnya.

Ditambahkan Kompol Iqbal, pihaknya juga meminta agar para petani terus meng-update pengetahuan dan wawasan terkait bercocok tanam, sehingga hasil panen bisa lebih melimpah. 

Sumber: Borneo24