Blog •  02/02/2021

7 Cara Menanam Kentang dengan Mudah, Perhatikan Pemilihan Bibitnya

© Pixabay
© Pixabay

Merdeka.com - Kentang merupakan salah satu jenis sayur yang sering dikonsumsi masyarakat. Dalam hal ini, kentang sering kali dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Kandungan karbohidrat tinggi yang dimilikinya, dapat memberikan asupan energi pada tubuh secara optimal.

Karena termasuk jenis sayuran umum, Anda tentu bisa menemukan kentang dengan mudah di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan. Harga kentang di pasaran pun relatif murah. Namun pada waktu tertentu, harga kentang dapat melonjak tajam. Hal ini kerap kali terjadi pada perayaan hari-hari besar di Indonesia.

Dengan begitu, Anda bisa mencoba menanam kentang sendiri di rumah sebagai persediaan makanan. Memproduksi bahan makanan sendiri di rumah tentu akan memudahkan Anda saat ingin mengolah dan mengonsumsinya tanpa harus membeli. Bukan hanya itu, cara ini juga dinilai dapat menghemat uang secara efektif dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam hal ini, terdapat beberapa langkah atau cara menanam kentang dengan mudah yang bisa Anda praktikkan. Cara menanam kentang dengan mudah dimulai dari pemilihan bibit kualitas baik, proses penanaman, hingga tahap memanen kentang yang tepat. Beberapa cara berikut bisa dilakukan ketika Anda menggunakan media tanam tanah.

Selain cara menanam kentang dengan baik dan mudah, Anda juga perlu memperhatikan beberapa tips lainnya yang tidka kalah penting. Dilansir dari situs Garden Design, berikut merdeka.com merangkum beberapa cara menanam kentang dengan mudah yang bisa Anda praktikkan.

Memilih Benih Kentang

Cara menanam kentang pertama yang harus dilakukan tentu adalah memilih benih kentang yang baik. Anda bisa memilih benih kentang organik yang telah bersertifikat bebas dari penyakit.

Jika Anda membeli dari toko pertanian, usahakan untuk memilih umbi yang sudah berkecambah. Jika tidak, Anda bisa melakukan pra-kecambah dengan meletakkannya di meja dapur. Kentang pra-kecambah biasanya dapat dipanen beberapa minggu lebih awal dibandingkan jika Anda menanam kentang yang tidak bertunas.

Potong Benih Kentang

Cara menanam kentang berikutnya yaitu memotong benih kentang. Setelah Anda membeli benih, perlu diketahui bahwa hanya kentang kecil dengan ukuran bola golf yang dapat ditanam secara utuh. Jika kentang yang disiapkan cukup besar, Anda bisa memotong kentang menjadi beberapa bagian dengan 2–3 ‘mata’ atau tonjolan kecil tempat munculnya tunas.

Hal ini dilakukan tidak lain karena banyaknya ‘mata’ pada kentang besar hanya akan menciptakan tanaman yang padat dan bertangaki banyak. Sehingga jika tidak dipisah, setiap batang bersaing untuk mendapatkan makanan dan kelembapan, dan pada akhirnya, hanya menghasilkan kentang kecil.

Merawat Potongan Kentang

Cara menanam kentang dengan mudah langkah berikutnya yaitu merawat potongan kentang. Dalam hal ni, potongan kentang yang telah dihasilkan diletakkan di bawah sinar matahari atau di atas meja dengan suhu ruangan sekitar 70 derajat Farenheit.

Menyimpan potongan kentang di dalam ruangan cukup terang ini dilakukan selama tiga hari. Langkah ini membantu potongan kentang menjadi kapalan atau kentang yang berbiji. Cara ini juga dapat mencegah proses pembusukan.

Menanam Kentang

Cara menanam kentang dengan mudah selanjutnya adalah proses menanam kentang. Tanam setiap ruas kentang dengan potongan menghadap ke bawah (mata menghadap ke atas) di dalam lubang atau parit sedalam 6 inci.

Beri jarak setiap segmen dengan jarak 12 inci di semua sisi. Di antara setiap segmen, taburkan 2 sendok makan pupuk rendah nitrogen dan fosfor tinggi. Kemudian tutup kentang dan pupuk dengan 2 inci tanah, lalu sirami tanah dengan baik.

Buat Gundukan Tanah

Langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah membuat gundukan tanah. Cara menanam kentang yang satu ini dilakukan untuk mempersiapkan kondisi tanah yang baik bagi tanaman kentang untuk tumbuh. Perlu diketahui bahwa kentang baru akan terbentuk di batang lateral atau stolon. Sehingga Anda perlu membuat gundukan tanah, jerami, dan daun halus sekitar 4 ini. Cara ini dilakukan ketika kecambah hijau sudah mencapai tinggi 8 inci.

Ketika tanaman tumbuh 8 inci lagi, maka buat gundukan tanah lagi hingga menggunung. Semakin tinggi gundukan tanah dapat membuat tanaman tumbuh subur. Pastikan umbi tetap tertutup tanah dengan baik untuk menjaga proses perkembangannya.

Memanen Kentang

Cara menanam kentang langkah terakhir adalah memanen kentang. Dua minggu setelah tanaman merambat dan berbunga, Anda mengambil beberapa bayi kentang untuk dipanen. Jika tidak, tunggu sampai tanaman merambat mati. Tanaman merambat yang mati menandakan bahwa umbi telah mencapai kematangan. Kentang baru yang kecil biasaya tumbuh paling cepat sepuluh minggu. Namun, kentang berukuran penuh membutuhkan waktu sekitar 80-100 hari untuk mencapai kematangan.

Tips Menanam kentang

Setelah mengetahui cara menanam kentang, terdapat beberapa tips lain yang perlu Anda perhatikan. Beberapa tips ini dilakukan agar memudahkan tanaman kentang tumbuh dengan subur sehingga menghasilkan kualitas produk yang baik. Berikut beberapa tips cara menanam kentang yang perlu Anda perhatikan :

- Jika tidak ingin repot menebang, tanam kentang Anda sedalam 8-9 inci. Namun, biasanya kentang membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah sehingga kemungkinan panen lebih kecil

- Kentang menyukai tanah yang agak asam (pH 5,8-6,5). Tambahkan pupuk atau pupuk kandang untuk hasil terbaik.

- Saat menanam kentang dalam wadah, buat komposisi tanah yang baik yaitu 1 bagian lumut gambut, 1 bagian tanah pot organik dan 1 bagian kotoran sapi.

- Untuk mempermudah proses penyiangan, tanam kentang setidaknya dengan jarak dua kaki agar Anda dapat menyiangi dengan lebih leluasa.

Sumber: Merdeka